Email Sampah

KESAL, mungkin itu yang terlintas di pikiran anda ketika anda sudah cukup lama mendownload email dari ISP dan yang didapat hanyalah email-email aneh yang sebenarnya tidak diinginkan. Jumlahnya pun tidak hanya satu atau dua saja tapi bisa belasan bahkan puluhan dalam satu hari. Benar-benar menghabiskan waktu, uang dan bandwidth.

Email-email inilah yang disebut sebagai spam email, atau email sampah. Saat ini banyak sekali bandwidth yang terbuang untuk mentransmisikan spam email ini ke seluruh dunia. Tapi apa mau dikata, inilah konsekuensi dari internet yang bisa digunakan semua orang. Spam email biasanya berisi promosi suatu barang, multilevel marketing dan email berantai. Melihat dari isinya maka spam mail biasanya digunakan oleh bagian marketing dari suatu perusahaan baik perusahaan online atau perusahaan biasa untuk menawarkan produk atau jasanya. Sebut saja para marketer ini sebagai spammers.

Di satu sisi memang cara ini tidak bisa disalahkan, karena memang internet boleh dipergunakan sebagai ajang promosi dan itu tugas para marketer tapi di sisi lain banyak pihak yang dirugikan, apalagi para pengguna yang tidak ingin mailbox-nya dikotori oleh spam email. Memang sangat menjengkelkan, inilah kerja para spammer seluruh dunia, dengan sekali klik, dapat mengirim email ke 1 juta alamat email. Bahkan ada sebuah perusahaan yang dapat memasarkan produk anda dengan mengirim lebih dari 100 juta email perbulan. Luar biasa...!

Dari hasil riset yang dikeluarkan COMM-TOUCH, selama kuartal ketiga tahun 2007 ini, penggunaan SPAM dengan link ke situs malware terlihat meningkat, diperkirakan 95 persen dari email yang dikirim adalah spam. Topik favorit spam adalah, jualan obat 30 persen, pil kuat 23 persen, pinjaman 14 persen, pornography 3 persen, software 5 persen, saham-saham 7 persen, barang palsu 6 persen dan lain lain 14 persen.

Meskipun penyedia email populer macam Y! Mail maupun GMail sudah memiliki senjata untuk mendeteksi spam, tapi buktinya masih ada saja spam yang lolos karena spammers juga memiliki teknik-teknik baru. Namun, kita (saya) sebagai orang awam yang tidak secanggih mereka juga punya andil mengenai potensi masuk tidaknya spam itu ke dalam email. Bagaimana spammer mendapatkan jutaan alamat email? Secara sederhana sebuah program 'robot' akan menncari email dengan format abc@xyz.comAlamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya yang di tampilkan di blog, halaman web pribadi ataupun komersial, yang ada diseluruh halaman web yang tersebar di internet.

Solusinya adalah untuk menghindari SPAM, alamat email kita yang ingin di tampilkan di halaman web diubah formatnya dari abc@xyz.comAlamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya menjadi abc[at]xyz[dot]com. Jangan gunakan email secara sembarangan bila anda merasa alamat email sangat penting. Sekali saja spammer mendapatkan nama email anda, selanjutnya anda akan sulit terbebas oleh junk mail. Langkah terbaik mengunakan email adalah dengan nama panjang. Misalnya buat nama email dengan nama lengkap sebagai email personal. Hindari mengunakan nama email pendek dengan empat atau lima huruf, karena spammer bisa melakukan pengiriman dengan cara acak, khususnya pada domain.

Ada saran terbaik, sebaiknya mengunakan beberapa alamat email. Dan memanfaatkan email pribadi dipisahkan dari email untuk pemakaian umum. Kebanyakan pemakai internet lebih mengutamakan memakai satu alamat email bagi berbagai keperluan. Alasannya tidak mau repot, bila membuat email lain tentunya membuat pusing serta menambah biaya. Tetapi alamat email dapat berarti sebuah identitas diri, bila tidak dijaga secara baik tentunya nantinya merepotkan dikemudian hari.

Berlangganan Anti Spam, seperti Mail Washer, yang dapat mendeteksi ciri-ciri khas spam email, dengan cara 'rules' yang kita buat ataupun mencocok kan 'origin' email dengan DNSBL (DNS BlackList). Cukup merepotkan memang! Spammer masih berusaha bereksperimen dengan beberapa teknik agar bisa melewati software anti spam. Dengan cara memasukan pesan didalam PDF file, Excel atau format file lainnya.

Beberapa negara sudah membuat hukuman untuk para spammer ini, seperti salah satu contohnya Hong Kong memperkenalkan peraturan baru terhadap surat elektronik yang tidak diinginkan penerima (spam email) dan pelaku yang "membandel" terancam lima tahun penjara dan denda 130 ribu dolar AS (sekitar Rp1,17 miliar). Pemerintah Perancis menyatakan perang terhadap email sampah/spam dan membuat proyek yang diberi nama SignalSpam. Mudah-mudahan di kemudian hari kegiatan spammer ini dapat berkurang, sejalan dengan perangkat hukum yang dibuat dan teknologi sebagai antinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: